Share
Umat Muslim India Menolak Kunjungan Salman Rushdie Sang Penghina Islam
Suaranews - Para pemimpin Muslim di India meminta pemerintahan India supaya mencekal Salman Rushdie untuk menghadiri festival sastra di India, sebagaimana karya novelnya yang menghina umat Islam.
Pada tahun 1988 Salman Rushdie menulis sebuah novel yang berjudul "The Satanic Verses", novel ini menghujat Umat Islam dan memicu sebuah fatwa untuk membunuhnya. Selama ini Salman Rushdie bersembunyi selama bertahun-tahun ketakutan. Dia pernah mengunjungi India, walaupun begitu bukunya masih dilarang di sana.
"India adalah sebuah negara di mana sentimen dari setiap komunitas dan kasta dihormati dan karena itu orang seperti itu seharusnya tidak diizinkan untuk datang ke India," Ucap Syaikh Maulana Khalid Rashid Farangi Mahali, seorang ulama Muslim terkemuka kepada Reuters.
Setiap para ulama Islam setuju untuk mencekal Salman Rushdie, beberapa kali penolakan terjadi diberbagai kajian umat Islam di India. Salman Rushdie telah menyinggung puluhan juta muslim dengan menghina Nabi Muhammad Saw.
Walaupun begitu Salman Rushdie menolak untuk tidak membatalkan kepergiannya ke India "...perlu dicatat, bahwa saya tidak perlu visa untuk datang ke India" Ucapnya.
Jika anda menyukai berita "Umat Muslim India Menolak Kunjungan Salman Rushdie Sang Penghina Islam" silahkan dikirimkan kepada teman-teman anda melalui beberapa situs jejaring dibawah ini
