• Stay Connected
  • /

Sebarkan jika bermanfaat:


Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda

 film porno buatan smk swasta mojokerto

Ini menjadi peringatan orangtua, terutama ibu-ibu, untuk lebih ketat mengawasi putra putrinya. Pasalnya, masih banyak ditemukan pelajar yang mbeling. Mulai dari sekedar bolos sekolah hingga nekad berbuat asusila. Seperti terungkap Selasa (26/3) kemarin, sebanyak 930 siswa SD, SMP dan SMA di Surabaya terjaring razia pada saat jam sekolah. Sementara di Mojokerto beredar video mesum yang diduga pelakunya pelajar SMK swasta.

Video mesum yang diduga diperagakan siswa SMK swasta di Mojokerto ini telah beredar melalui jaringan internet sejak seminggu terakhir. Video berdurasi 13 menit ini juga bisa dilihat mudah di beberapa situs internet.

Dalam situs tersebut menerangkan, video itu diupload tanggal 5 Maret 2013 dan kali kedua diupload tanggal 25 Maret 2013. Tak hanya itu, nama kedua pemeran juga tertera jelas pada judul video itu, yakni Andik Anzhar Wijaya dan Anis Farida.

Dalam video porno ini, pemeran laki-laki terlihat mengenakan kaus hitam, sementara pemeran perempuan, terlihat mengenakan longdress motif bunga berwarna merah muda. Adegan yang dilakukan dua muda mudi itu terlihat jelas dalam gambar, tampak kedua pemeran tak malu melakukan perbuatan asusila yang pantas dilakukan suami istri. Ironisnya, adegan hot itu di atas sofa yang diduga di ruang tamu.

Melihat pemeran prianya, tampak tidak tenang. Beberapa kali celingukan keluar, seperti takut jika perbuatannya itu diketahui orang lain. Di video itu juga jelas terlihat wajah kedua pemeran tersebut. ’’Dari judulnya disebutkan pemainnya dari salah satu SMK swasta di Kota Mojokerto,’’ ungkap Toni, warga kecamatan Prajurit Kulon, kemarin.

Menurutnya dirinya mengetahui adanya video itu dari teman-temannya. Lantas dirinya mencoba membuka situsnya, ternyata benar ada video yang berjudul sama seperti yang diucapkan temannya.”Penasaran saya lantas coba buka situsnya ternyata ada,” ungkapnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi lantaran nama sekolahnya dicatut dalam judul video tersebut, Wakasek Kurikulum SMK Taman Siswa Kota Mojokerto, Imam Bakti mengatakan, sekolah awalnya tidak tahu tapi ada informasi ke sekolah jika ada video tersebut. "Setelah dilacak sampai sore tidak ada, tapi setelah dilihat nama diketahui jika siswa tersebut alumni SMK Taman Siswa dua tahun lalu," ungkapnya.

Diduga pemeran dalam video tersebut diperankan salah satu siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) tahun angkatan 2010/2011. Namun untuk pemeran perempuan, lanjut Imam, tidak mengenal. Hal yang sama dibenarkan Ketua Yayasan Taman Siswa Kota Mojokerto, Vicentius Darwanto. "Saya sendiri belum melihat video itu tapi konfirmasi ke guru, nama pemeran pria tidak cocok tapi wajahnya tidak asing. Dalam video disebutkan nama Andik Anzhar Wijaya, nama itu tidak ada di data sekolah namun wajah pemerannya ada yang mirip dengan alumni tapi nama bukan itu,” jelasnya.

Anggota DPRD Kota Mojokerto ini menjelaskan, jika wajah pemeran pria tersebut mirip siswa SMK Taman Siswa namun sudah lulus dua tahun lalu. Terkait benar tidaknya, Darwanto tidak berani membenarkan, termasuk lama pembuatan video."Jika benar dia, dia sudah tidak sekolah disini karena jika sudah lulus bukan tanggungjawab sekolah lagi tapi orang tua. Apakah video itu dibuat saat dia masih sekolah disini, kita sendiri tidak tahu. Yang jelas nama yang tertera tidak sama dengan data di sekolah tapi wajah memang mirip alumni kita dua tahun lalu," pungkasnya.

930 Pelajar Dirazia, Ada yang Mbolos ke Warnet Porno

Sementara itu, Pemkot Surabaya menggelar penertiban pelajar bolos di warung internet (warnet) yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya, Selasa (26/3). Razia pelajar bolos ini dilakukan serentak sejak pukul 9 pagi hingga 12 siang dengan melibatkan seluruh personil Satpol PP di tingkat kecamatan. Hasilnya, sebanyak 930 siswa SD, SMP dan SMA terjaring razia pada saat jam sekolah. Diantaranya bermain di warnet yang sediakan situs porno.

Kepala Satpol PP Surabaya Irvan Widyanto mengatakan razia kali ini digelar secara serentak di 31 kecamatan di Kota Surabaya. “Razia dilakukan di warnet, persewaan PS (play station) dan game online,” katanya.

Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terlibat dalam razia kali, kemarin. Diantarany Dinas Pendidikan (Disdik), Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kecamatan, kelurahan dan pihak sekolah. “Kami juga melibatkan pihak guru untuk memastikan apakah siswa ini sedang libur, bolos sekolah, atau tugas belajar dari sekolah,” katanya.

Dari hasil razia kali ini, Kecamatan Sawahan meraih peringkat tertinggi dengan terjaring 151 siswa, disusul dengan Kecamatan Sukolilo sebanyak 81 siswa dan Kecamatan Tambaksari 62 siswa. “Kecamatan yang paling rendah diduduki Kecamatan Karangpilang hanya 1 siswa dan Kecamatan Wonocolo dan Asemrowo nihil,” ujarnya.

Para siswa yang terjaring tersebut dilakukan pembinaan di kecamatan masing-masing. “Pihak sekolah dan orang tua kita undang. Kita serahkan anak-anak itu kepada orang tuanya,” katanya.

Dari jumlah siswa yang terjaring razia tersebut, hanya 235 siswa yang diidentifikasi telah bolos sekolah. “Pada prinsipnya semua siswa yang berada di lokasi kejadian kita angkut. Pembinaan dilakukan di kecamatan,” jelasnya.

Tak hanya merazia pelajar bolos, saat razia dilakukan petugas masih menemukan warnet yang menyediakan akses ke situs porno. Juga menyediakan alat untuk scan KTP dan Paspor. “Barang-barang tersebut kami serahkan ke Polsekta Gubeng karena berada diwilayah kewenangan Polsek Gubeng,” katanya.

Berdasarkan, perintah Walikota Tri Rismaharini, nantinya razia secara serentak di semua kecamatan akan digelar sebulan dua kali. “Soal waktu rahasia, kami tidak ingin target kita lari. Kalau malam kita razia di kafe-kafe, kalau siang di warnet-warnet,” katanya.

Kepala Bidang Telekomunikasi Diskominfo Adang Kurniawan membenarkan rencana razia pelajar bolos di warnet yang akan digelar setiap bulan dua kali itu. Tidak hanya melakukan razia pelajar bolos, pihaknya juga akan melakukan pembinaan bagi warnet yang masih menyediakan akses situs porno. “Kita juga akan meminta mereka untuk segera mengurus ijin usaha warnet di instansi kami. Jangan kuatir, tidak bayar,” katanya.

Pendaftaran usaha ijin warnet perlu dilakukan agar pihaknya mudah melakukan pengawasan terhadap warnet-warnet tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki Diskominfo, dari 827 warnet yang ada di Surabaya, 215 diantaranya tidak mempunyai ijin.(sp)




Artikel Dan Berita Lainnya:



"Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda"

Twit This!
Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda dengan url http://www.suaranews.com/2013/03/inilah-film-porno-buatan-smk-swasta.html, Anda diperkenankan untuk menyebarkan jika Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda ini bermanfaat bagi semua teman-teman, jangan lupa untuk meletakkan link Inilah Film Porno Buatan SMK Swasta Mojokerto! Aduh... Orang Tua Jagalah Anak Anda sebagai sumbernya.

Posted by: Suaranews Admin on 06:32. Filed under . Anda Bisa mengikuti berita melalui feed ataupun berkomentar dengan cepat RSS 2.0

1 comment:

  1. maaf masukan saya untuk suara news agar karakteristik video tidak perlu digambarkan secara detail, karena itu bisa menjadi informasi seseorang u melakukan pencarian video tersebut

    ReplyDelete

alt/text gambar >

Recent Entries

BERITA TOP

selintas