• Stay Connected
  • /

Sebarkan jika bermanfaat:


ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia

icw

Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh menilai pendanaan yang diterima Indonesian Corruption Watch (ICW) dari Bloomberg Initiative lembaga yang diinisiasi Wali Kota New York, Michael Bloomberg yang juga seorang Yahudi sebesar 45,470 ribu dolar AS (Rp Rp.409.230.000), dapat merusak citra ICW sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) penggiat korupsi.

Lantaran Bloomberg itu merupakan politisi. Sehingga, tujuan mendanai ICW tersebut dapat dipastikan terdapat muatan politisnya ketika ia menyalurkan dana tersebut. Dan ia juga pengusaha, selain muatan politik, pasti terdapat muatan bisnisnya.

"Intinya dana-dana yang masuk harus berbasis pada dana yang jelas asal-usulnya. Jadi bisa dipertanggungjawabkan oleh si penerima dana," kata Poempida saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/5/2013).

"Apalagi itu diterima oleh LSM seperti ICW. Kan kalau kemudian ketahuan dananya tidak jelas, maka ICW namanya akan rusak juga," tambahnya.

Menurut politisi asal Partai Golkar ini, ICW tidak boleh serta merta menutup mata akan masalah ini. Sebab, apabila hal ini dibiarkan, maka dapat mengganggu/mengancam kedaulan serta keutuhan NKRI. "ICW harus bisa mempertanggungjawabkan asal usul dana yang diterima itu," tegasnya.

Poempida mengungkapkan, sebenarnya Rancangan Undang-Undang Organisasi Masyarakat (RUU Ormas) yang sedang dibahas oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR, dapat mencegah LSM di danai oleh asing. Namun, sambung Poempida, hal itu biarkan rakyat yang menilai karena kredibilitas suatu organisasi pada akhirnya akan diputuskan oleh persepsi masyarakat. "Tugas semua pihak termasuk DPR membuka isu seperti ini ke publik," ungkapnya.

Terkait alasan ICW menerima dana tersebut untuk menyukseskan kampanye anti rokok pada anak-anak, Poempida mempertanyakannya. Dimana, kata Poempida, ICW yang bergerak dibidang menangani masalah koprupsi, kenapa mengurusi masalah rokok?.

"Walaupun niatnya baik, tapi kok rasanya tidak relevan. Malah terkesan ICW lebih mementingkan untuk mendapatkan dana tersebut saja, tanpa mempertimbangkan korelasinya," tutup Poempida.

Sebelumnya, Koordinator ICW, Danang Widoyoko mengakui lembaga yang dipimpinnya mendapat suntikan dana dari Bloomberg Initiative, lembaga yang diinisiasi Wali Kota New York, Michael Bloomberg itu. Ia beralasan, penerimaan dana sebesar 45,4470 dolar AS, atau setara Rp.409.230.000 itu adalah demi menyukseskan kampanye anti rokok pada anak-anak.

Diketahui, salah satu dari sekian penerima dana dari lembaga asing yang didirikan oleh seorang Yahudi, Michael Bloomberg, ICW. Sebagaimana dirilis oleh kantor berita Antara, diantara delapan LSM di Indonesia yang menerima dana dari Bloomberg Initiative, satu diantaranya adalah ICW dengan penerimaan sebesar 45,470 ribu dolar AS.(usu)




Artikel Dan Berita Lainnya:



"ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia"

Twit This!
ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia dengan url http://www.suaranews.com/2013/05/icw-terima-dana-dari-yahudi-semakin.html, Anda diperkenankan untuk menyebarkan jika ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia ini bermanfaat bagi semua teman-teman, jangan lupa untuk meletakkan link ICW Terima Dana Dari Yahudi, Semakin Ketahuan Antek Asing di Indonesia sebagai sumbernya.

Posted by: Suaranews Admin on 19.42. Filed under . Anda Bisa mengikuti berita melalui feed ataupun berkomentar dengan cepat RSS 2.0

5 komentar:

  1. ICW = LSM koplak !! kumpulan pengangguran2 yg mengaku intelek & idealis tetapi tetap saja PENGANGGURAN yg butuh DUIT buat makan & rokok !!

    BalasHapus
  2. O..O... kamu ketauan ! kemaren pengen jadi WAGUB ? hohohoho...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyantai aja Bromin..ho..ho..kita bicara real aja..tmn gw jg org ICW yg gw tau koplaknya..ho..ho..btw, napa ga diposting ya ??

      Hapus
  3. Belande ngejajeh pan make ngadu dombe sesame bangse hindie belande… raje ini diadu ame raje anu, juragan (feodal) diadu ame budak…
    Toh… ape bedanye ame sekarang?? Dari sukarno, suharto ampe susi lho… sama-sama boneka … bedanye… yg ngendali in gantian…
    Kesimpulan ane:
    Syarat jd presiden RI cuman atu: mau jadi boneka penjajeh… dr penjajeh kuno ampe penjajeh model moderen…
    Mudeh2an semua pade insap… nggak lagi ngambil nafas ke luar badan… tahu arti jati diri sendiri… baru ngarti makna bebas dan merdeka…
    Karne… kalo masih bisa disuruh-suruh orang asing… loe belom bebas dan merdeka choy…¿¿!!… namenye boneka bukan merdeka… insaplah…!!

    BalasHapus
  4. Bener sqali tu bro… semue presiden kite boneka… jd blom merdeka… setujuu…

    BalasHapus

tips kesehatan

Recent Entries

alt/text gambar gerai mueeza alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar alt/text gambar

BERITA TOP

selintas