• Stay Connected
  • /

Sebarkan jika bermanfaat:


Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka

kantor papua merdeka di inggris

Walikota Oxford, Moh Niaz Abbasi, didampingi kordinator Free West Papua Campaign (FWPC), Benny Wenda, anggota Parlemen Inggris, Andrew Smith, dan mantan Walikota Oxford, Elise Benjamin, secara resmi membuka kantor perwakilan Papua Merdeka di Inggris, Minggu (28/4/2013) kemarin.

“Kami sangat senang karena telah resmi membuka kantor perwakilan Papua Merdeka di Oxford. Ini bertujuan untuk memenuhi tuntutan kampanye,” ujar Benny Wenda, seperti dikutip laman resmi FWPC, freewestpapua.org, kemarin.

Menurut Wenda, kerja sama kantor perwakilan Papua Merdeka di Oxford dengan kantor perwakilan Papua Merdeka lainnya, terutama yang berada di Port Moresby, PNG, juga akan terus ditingkatkan.

Sementara itu, Andrew Smith, dalam kesempatan tersebut menyambut baik dibukanya kantor resmi perwakilan Papua Merdeka di Oxford, dan ia berjanji akan terus membantu Papua melalui Parlemen Internasional Untuk Papua yang telah dibentuk dua tahun lalu.

“Tuan Walikota Oxford juga memberikan dukungan dan pesan sebelum memotong pita tanda dibukanya kantor ini tadi,” ujar Smith dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Paul Aiton, Pemain Rugby Nasional dari Papua New Guine, Jenifer Robinson dan Charles Foster, dari kelompok pengacara internasinal untuk Papua Barat, mahasiswa dari Universitas Oxford, warga Papua di Belanda, serta pendukung Papua Merdeka di Inggris.(ac)




Artikel Dan Berita Lainnya:



"Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka"

Twit This!
Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka dengan url http://www.suaranews.com/2013/05/inggris-permalukan-indonesia-dengan.html, Anda diperkenankan untuk menyebarkan jika Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka ini bermanfaat bagi semua teman-teman, jangan lupa untuk meletakkan link Inggris Permalukan Indonesia Dengan Membuka Kantor Perwakilan Papua Merdeka sebagai sumbernya.
Posted by: Suaranews Admin on 12:30. Filed under , , . Anda Bisa mengikuti berita melalui feed ataupun berkomentar dengan cepat RSS 2.0

90 comments:

  1. Harga dari sebuah gelar...

    ReplyDelete
  2. Siap2 trikora jilid2

    ReplyDelete
  3. Boikot liga inggris

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak ada hubungannya dg liga inggris...

      Delete
  4. Bagaimana klo Indonesia membuka kantor perwakilan Skotlandia merdeka?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ide yang menarik...

      Delete
    2. setuju..

      Delete
    3. emang udah mau pisah kan -____-

      Delete
  5. kita buka kantor perwakilan manchester merdeka ..

    ReplyDelete
  6. prabowosutedja3 May 2013 at 09:05

    NKRI harga mati saudara ku!! Pihak asing hanya mau memecah belah NKRI! Merdeka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju...
      Papua tetap bagian dari NKRI, Harga Mati!!!

      Delete
    2. Kalau Pusat tidak berlaku adil dan masih terjadi diskriminasi Mayoritas terhadap Minoritas, maka sulit mempertahankan Papua. Mereka punya hak untuk mengelola sumber daya alamnya dan mendapat kebebasan dalam menjalankan ibadahnya.

      Delete
    3. sebetulnya bukan pemerintah tidak adil,masalahnya adalah karena kebodohan oknum di pemerintah Indonesia sehingga pemerintah cuma mendapat untung yang sedikit dari sekian banyak kekayaan papua yg telah dikeruk oleh pihak asing. untuk pemerataan sebetulnya sudah ada otonomi daerah, jd saat ini tidak masuk akal apabila pemerintah pusat mendapat banyak, semua sumber daya alam pengelolaannya diserahkan kepada pemda, dan pihak asing hanya memancing di air keruh, pada akhirnya rakyat papua sendiri yg akan menjadi korban apabila terjadi perebutan kekuasaan papua oleh pihak asing. karena tidak semua rakyat papua menginginkan berpisah dari NKRI. itu artinya akan terjadi perang.

      Delete
    4. negara ini (NKRI) merupakan harga mati, masalah Papua bukan harga mati, bisa di tawar tawar, tergatung siapa yang punya posisi tawar lebih tinggi.
      Merdeka...!

      Delete
    5. klo harga mati dirawat dong papua nya, blom pernah rasain tinggal di papua y

      Delete
    6. NKRI cuma milik sekolompok partai saja, bukan milik rakyat, yang menikmati kesejahteraan bukan rakyat

      Delete
  7. Bagian manaya yg mempermalukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. anak kecil mn tw mslh tu..

      Delete
    2. Wkakaka LoL :P

      Delete
  8. mari dukung IRA dengan membuka kantor perwakilan di Jakarta.. dukung Irlandia untuk merdeka dari Britania

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin IRA nya yg ga mau, banjir, macet, demo wah repot

      Delete
  9. Papua tidak semuanya satu bulat suara merdeka, karena mereka sendiri pada dasarnya terpecah-pecah. kaum pro merdeka hanya minoritas

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau minoritas atau tidak..perjuangan mereka suatu saat akan mendapatkan hasilnya..sudah tertulis bahwa 1000 langkah yang akan ditempuh, berawal dari langkah pertama, dan mereka telah memulainya..siap2lah untuk farewell to bangsa Papua

      Delete
    2. biarin bebas, BEBASKAN PAPUA... gpp liat aja stlh bebas, justru org2 yg mendukung papua merdeka itu ingin memanfaatkan sesuatu & lihat saja kedepan. Kasian mreka tdk tau yg dimaksud

      Delete
  10. Pilih presiden yang siap perang!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pikiranmu hanya perang.... Ngak ada perang aja masyarakat kita banyak yang susah apalagi Perang....

      Delete
  11. Yap.. bagian mana yg mempermalukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin kurang tepat jika disebut memalukan, namun perasaan kita sebagai warga indonesia bisa d analogikan seperti ini, anggaplah NKRI adalah seorang ibu, seorang ibu yang punya banyak anak. Dengan keterbatasannya, ibu tersebut belum sepenuhnya bisa memberikan perhatian kepada anak-anaknya dengan porsi yang sama, lalu ada seorang ibu lain yang bilang, "nak, kamu tidak diperhatikan oleh ibu kamu, lihat betapa pintar dan sehatnya dirimu, kamu bisa mandiri. Mari saya bantu untuk tidak lagi menjadi anak ibu NKRI",.. mungkin seorang ibu bisa menjelaskan bagaimana perasaanya jika terjadi hal seperti itu...

      Delete
    2. Yaappp. Sy sependapat dengan pandangan anda. :)

      Delete
    3. soalnya Ibu jahat,,,, anak lain lenih dmanja,,, saya dsini makan aja susah apalagi lainnyya,,, Ibu tdk pernah mlihat pngorbanan saya,,, Papua dkeruk tapi nggak ada kemajuan dnegeri kami

      Delete
    4. kampret, apbd buat papua tu trilyunan ya. paling gede setelah aceh tau ga. itu aja dikorup sm orang daerah sono. jangan bilang lg orang pusat ga ada perhatian.

      Delete
    5. Itu adalah sebuah pembelajaran bagi sang Ibu... Makanya Seorang Ibu harus adil dalam hal pembagian jangan ada anak yang ditirikan... dan sang Ibu seharusnya Sudah sadar pada waktu timtim terlepas dari pelukannya... Jadi Pesan buat sang ibu Belum terlambat untuk merangkul Kembali anak2nya.....

      Delete
  12. Wajar lah mereka mau merdeka... wong gak dibangun sama pemerintah.... giliran kekayaannya aja yg diexploitasii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda mendukung separatis.. Tw apa anda tentang kekayaan..

      Delete
    2. Itu kenyataan, yang tdk bisa kau tutupi dgn pernyataan2mu yg belum tentu tahu kondisi lapangan, bung.

      Delete
  13. Eksploitasi tanpa dibarengi CSR yang memadai menimbulkan aspirasi untuk merdeka. Sudah lama ini terdengar. Hanya sebagian tak mau dengar, sebagian lagi gamang harus berbuat apa. Sampai kapan ini akan terjadi?

    ReplyDelete
  14. Reaksi yg tepat : nasionalisasi PT Freeport ! Karena isu2 separatisme spt itu bisa jadi ada benang merahnya dg mafia "Multinational Company" yg mengeruk SDA negara2 berkembang ... !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya setuju dengan ini, pihak asing sudah menginginkan papua sejak dulu, dan kontrak karya yang dibuat ternyata malah lebih menguntunggkan pihak asing dan pemerintah Indonesia seperti telah dibodohi dengan kontrak karya tsb, hal ini dikarenakan kurangnya para ahli di bidang ekonomi dan hukum dalam menilai suatu kontrak karya sehingga klausul-klausul yang terdapat pada kontrak karya merugikan bangsa Indonesia khususnya rakyat papua.

      Delete
  15. Antara Walikota dan Dubes, luas mana wewenangnya ? Dubes sama dgn perwakilan pemerintah suatu negara, sedangkan Walikota hanya berkuasa di kota itu saja.

    ReplyDelete
  16. Kalo di Indonesia yg suka bikin perpecahan itu dibilang provokator, berarti negara inggris = negara provokator kali yeee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kau yang provokator!

      Delete
  17. Naju teruss... Kami Rakyat Papua mendukung apapun upaya yg dilakukan Tuan Wenda utk Perjuangan Papua Meredeka. Freedom Papua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. secara SDM mayoritas rakyat Papua blm siap dg masuknya kelompok2 dari bangsa manapun, dengan kekayaan alam yang melimpah siapapun yang masuk ke Papua kalian akan tetap saja di bodoh2i... lihat saja di pusat2 perbelanjaan Mall2 ternama di Jkt, mayoritas konsumtif yg di perlihatkan hampir semua dari Dana Otda, koruptor2 Jkt yg banyak menyedot kekayaan alam Papua, akan berganti rupa menjadi bule2 kolonial British & Anglo Saxon, pelajari apa yang telah mereka lakukan dan sementara berlangsung di Irak wahai saudara2ku dari Papua... Tingkatkan saja dulu SDM kalian... baru bicara Merdeka.. Percayalah bila sudah waktunya akan datang semua yg terbaik buat kalian...!!!

      Delete
  18. Dukunf Papua Merdeka!! Orang Indon hanya tau korupsi! Presiden sibuk Partai, DPR, Jaksa dan Polisinya Koruptor! Siapa lagi yang bisa dipecaya!! Indon rakus harta daerah! Pajak Freeport bisa tutup APBN 1 tahun sedangkan yang lain dikorupsi orang Indonesia! FAK!!

    ReplyDelete
  19. NKRI harga mati... Hancurkan separatis.. Klo perlu bumi hanguskan kota yg terbukti ada nya gerakan separatis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. elu ngomong enak aja

      Delete
  20. Papua mencari dukungan kepada negara-negara penjajah... itu sama sajah memasukan kepalamu ke mulut buaya...!!!

    ReplyDelete
  21. KASIHAN SEKALI INDONESIA.... SUDAH DAPAT PAJAK BESAR DARI PT. FREEPORT MASIH SAJA RAKYAT TIDUR DIBAWA JEMBATAN. BAGAIMANA KALAU PAPUA MERDEKA.. BISA BISA PRESIDEN JUGA IKUT TIDUR DIBAWA JEMBATAN....

    ReplyDelete
  22. Pemerintah jangan hanya mengeruk SDA Papua,urus dong Penyelesaian masalah Papua,dan kembalikan Hak dasar orang Papua. ABG

    ReplyDelete
  23. "Dukung Papua Merdeka!! Orang Indonesia hanya tau
    korupsi! Presiden sibuk Partai, DPR, Jaksa dan
    Polisinya Koruptor! Siapa lagi yang bisa dipercaya!!
    Indonesia rakus harta daerah! ~~~(Pajak Freeport bisa tutup APBN 1 tahun)~~~ sedangkan yang lain dikorupsi ~~(orang Indonesia)~~! ***!!"

    Waaah, ko jd gini ya. Mas,, frase yang saya beri tanda dalam kurung pertama itu agaknya kurang sesuai. Memang PT. Freeport memberi saham nya kpd pemerintah, namun jumlah nya sedkit (saham minoritas). Kira2 hanya kurang dari 10% (jika saya salah,mohon dikoreksi jumlah ri'il nya). Sisa nya yg sebagian besar dibawa ke USA. Jadi,kurang tepat jika pemerintah merampok SDA saudara2 saya di Papua. Dari jumlah saham nya saja bisa dilihat bahwa yg membawa harta saudara2 saya di Papua itu pihak asing. Bukan kah begitu mas?

    Terus utk frasa yg saya beri tanda dalam kurung kedua. Sepengatuan saya,sudah sejak lama saudara2 saya di Papua diberi hak otonomi khusus. Dgn adanya hak otonomi tsb maka pemerintah juga memberikan dana otonomi khusus dalam jumlah besar setiap tahun nya. Besar nya dana tersebut saya lupa,mungkin mas-mas sekalian ada yg bisa bantu ingatkan saya.
    Dana otonomi tersebut dikelola oleh putra-putri asli Papua (yg saya banggakan) yg menjabat di Pemda Papua, DPRD, DPD dan instansi di tingkat daerah. Pengelolaan nya bukan di tingkat pusat,gitu mas. Mungkin mas-mas sekalian,saudara2 saya,di Papua bisa membantu pengawasan penggunaan dana tersebut dengan meminta audiensi dengan pihak Pemda,DPRD,DPD. Kami yg di Yogyakarta pun sering kok mas,minta audiensi dengan para pejabat. Kan sering muncul di koran,mahasiswa dan masyarakat Yogya dateng ke DPRD utk menyampaikan aspirasi atau audiensi.
    Mari mas,bersama wujudkan Papua yg maju. Dimulai dari pengawasan otonomi khusus yg dilakukan secara mandiri oleh saudara2 ku di Papua. Kami warga Yogyakarta juga mendoakan semoga pembangunan dan kemajuan di Papua bisa sejajar dengan wilayah lain. :)

    Salam hangat dari keluarga di Yogyakarta
    Mas Putro
    ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setelah sy mencari tahu ternyata dana APBD Papua th 2012 adalah sebesar Rp. 7.227.923.846.000,- terjadi kenaikan 15% dr th 2011. Jadi tdk αϑα alasan Papua mau merdeka. APBD mereka cukup besar dibandingkan daerah2 lainnya. Maka dr itu para warga dan pemuda Papua tanyakanlah pd Pemda, DPRD di tempat saudara2 apa yang sebenarnya terjadi. Jangan2 pejabat2 Papua sendiri yang pada korupsi... Salam

      Delete
    2. Yups betul Mas, banyak oknum-oknum yang perlu diberantas terkait penyelewengan dana

      Delete
  24. Apa respon SBY ya ?? n malingsia ente ga usah ikut2 comen, mau ikut lebur juga tuh KL ??

    ReplyDelete
  25. Kalau pemerintah Indonesia nga bertindak cepat, itu akan di anggap lemah oleh negara-negara asing dan kaum separatisme, dan akibatnya mereka akan terus membesar,

    ReplyDelete
  26. tidak lain karena ada banyak missionaris kristen di sana, pasti ada sangkut pautnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dasar provokator... Itu ngak ada hubungan ma Agama.... Agama ngak salah yang salah orangy...

      Delete
  27. banyak missionaris kristen yang ada di sana..., silahkan berlomba, insya Allah di Inggris banyak orang inggris masuk Islam.

    ReplyDelete
  28. Mas Putro..
    Anda bilang bkn pemerintah yg mengeruk Papua, tp pihak asing..lha pihak asing mana bisa mengeruk kl gak ada restu dr pemerintah..
    Dan kalaupun pemerintah dapat bagian kecil, pasti ada oknum2 yg ikut menikmati hasil Freeport tp hanya untuk kepentingan pribadi/golongan..
    Kalo kebijakannnya murni & tulus untuk bangsa Pemerintah gak mungkin tinggal diam dengan Kontrak karya Freeport yang jelas2 memngkali Indonesia..
    Papua bisa dbilang diberikan cuma2 untuk dieksploitasi asing (royalti sangat minim, itupun porsi yg besar dr tembaga, padahal eksploitasi emas jg banyak)..
    Kenapa diberiukan cuma2 dan gak memberi kontribusi signifikan ke Pemerintah? ya krn oknum2 penguasa ikut menikmati untuk dirinya sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. tanya tuhh sama ical bukannya ABC punya saham disitu...

      Delete
  29. Ntar aku jd walikota buka kantor perwakilan IRA merdeka.....eh IRA itu nama lengkapnya siapa sih? wkwkwkwkw...

    ReplyDelete
  30. kayaknya org papua lebih suka klo orang bule (inggris) yg langsung mengeksploitasi (lebih keren kalee...)

    ReplyDelete
  31. Itulah hasilnya kalau Papua tidak di bangun seperti wilayah lain, akhirnya fihak asing yang telah mengincar Papua, merebut Papua dari tangan Indonesia dengan berbagai macam cara...!

    ReplyDelete
  32. Papua MERDEKA !!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo Papua MERDEKA yang terjadi malah perang antar suku, dana yang mereka peroleh akhirnya hanya utk membeli senjata...terjadilah pembunuhan massal....gak merdeka aja perang mulu...apalg merdeka semakin serakahlah tiap2 daerah itu....hari gini nyari merdeka...cape deh!!

      Delete
  33. Maaf,ini dgn mas/mbak siapa ya? Utk sementara saya manggil nya mas anonim saja ya

    Monggo di googling tentang sejarah berdirinya PT Freeport. Dari situ akan ada setitik pencerahan ttg siapa yg sebenarnya mengadakan kontrak dan mengapa terjadi kontrak dgn Freeport. Sekalian juga googling ttg usaha pemerintah untuk memaksa PT Freeport membagi saham + memaksanya utk melalukan program CSR.
    Kalau sempat coba googling besarnya dana otonomi khusus yg diberikan untuk pembangunan Papua ya :)

    Saya bukan nya membela pemerintah yg sekarang, saya hanya kasian saja krn kontrak Freeport adalah kesalahan yg dilakukan oleh para pendahulu. Bukan pemerintah yg sekarang.

    Utk oknum terduga korupsi yg mas anonim maksud, saya rasa kurang baik ya jika kita berprasangka buruk terhadap seseorang tanpa bukti yg ri'il. Namun jika mas anonim memang memiliki bukti yg nyata, saya sarankan agar mas anonim segera saja melaporkan hal itu ke aparat dan minta bantuan pers utk mengawal nya. Jika tersangka benar2 bersalah, berarti mas anonim sudah membantu saudara2 kita di Papua. Dan tidak perlu takut ada nya sogok-menyogok krn pers sudah mengawal nya. Semakin heboh beritanya,semakin Pers bersemangat utk mengangkatnya. Ato mas anonim bisa publish berita nya di internet. Bisa melalui Kompasiana atau citizen journalism lain nya. Gitu mas. :)

    Salam dr Yogyakarta
    Mas Putro

    ReplyDelete
  34. ┅••̣̇•̣̣̇̇º°̤̥̈̊sɪ̣̝̇ɪ̣̝̇ȋ̊ɪ̣̝̇ɪ̣̝̇ρ̥̥_(y)º•̣̣̇̇•̣̇•┅

    ReplyDelete
  35. *Untuk malaysia. Gk usah ikut2 lah, negara kecil yg menempel di utara kalimantan, seperti benalu menempel di inangnya, gk usahlah komentar.
    *maaf setau saya yang diincar negara asing, dari papua ini adalah uraniumnya, sudah jelas opm ini hanyalah salah satu tipu muslihat negara2 adikuasa untuk nuklirnya.
    *menurut saya rencana pak prabowo adalah tindakan terbaik untuk menasionalisasikan freeport. Dan penggantian tatanan pemerintahan yg tidak becus baik di pusat atau pun didaerah, menyangkut pengelolaan sumberdaya di papua.

    ReplyDelete
  36. Teman2, sebelum berkomentar ttg Papua, sebaiknya selidiki dan analisa dulu data2 terakhir dan proses yg terjadi di Papua akhir2 ini, misalnya tentang pembagian sahamnya, besaran pembagian kuotanya, proses good governance-nya, SDM-nya, CSR-nya, dan sebagainya.

    Saat ini sudah tidak kurang2 Indonesia memberi untuk Papua, semua sudah diberikan sampai pada suatu titik bahwa yg penting kita bisa hidup bersama dalam satu NKRI.

    Ketika otonomi penuh sudah dijalankan dan masih ada kekurangan, silahkan anda cek langsung di lapangan melihat apa yg terjadi di Papua,

    pertanyaannya: ke manakah dana yg sudah sangat besar itu dipergunakan oleh Pemda tingkat propinsi maupun kabupaten, dan tokoh2 masyarakat di Papua itu yg notabene juga dikelola oleh putra putri asli Papua?

    Mari kita sama-sama belajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap. Masyarakat papua silakan introspeksi dan sadarlah. Kalian ditelikung oleh sesama kalian sendiri

      Delete
  37. hahaha setelah dapat tangguh sekarang inggris menginginkan papua ... mantap ... hidup SBY ... " Knight Grand Cross "

    ReplyDelete
  38. Ntar nyesel kayak Timor Leste... udah merdeka tapi tetep kere..

    ReplyDelete
  39. Kita dukung aja Pangeran Charles jadi raja,biar ribut sama Ibunya..

    ReplyDelete
  40. Papua Merdeka.....!! Kasih ngak ya...???

    ReplyDelete
  41. kasih aja...........!!! capek deh...

    ReplyDelete
  42. jangan dibawa emosi....! pake akal sehat..! semua pasti untung..! Ok BooS

    ReplyDelete
  43. Yaa paling2..kayak..."Timor Leste" , pass sudah tdk ada sumber alamnya (palung Timor). Di tinggalin kelaparan sama "orang bule" . Harusnya.."GPK" di papua merdeka berpikir masak2 and pilih 2 lah , jika mau bikin Aliansi. Coba anda lihat " Falkland" dan "Irlandia" , yang sama2 kulit putih/satu ras/satu agama aja , di jajah sampai sekarang. Apalagi Papua.... Cuma yaa juga , pemerintah pusat sudah mulai lah.., perhatikan sodara2 kita di bagian Timur /dan daerah2 perbatasan dg negara tetangga. Jangan pada "korupsi aja"....yaa di pusat..

    ReplyDelete
  44. Pengen Merdeka? di celana bener aja belum bisa,....

    ReplyDelete
  45. Saudaraku warga papua... Ingat perjuangan para pahlawan dahulu yg merebut papua dri tangan para penjajah... Jangan karna udah pintar malah dibegoin lagi ingat Indonesia ... merah darahku putih tulangku ..itu dah harga mati ne pace mace ... klau pisah dri NKRI pace mace akan mati kelaparan...dan akan diperbudak

    ReplyDelete
  46. Papua adalah sebuah bangsa yang berpindah pangkuan dari belanda ke indonesia....motif menguasi papua adalah sama...kekayaan sda di papua, kalau belanda cara jajahnya terus terang, kalau indonesia, cara menjajahnya sangat halus sehalus budi pekertinya, tapi semua hilang...budaya, kekayaan alam, penyebaran penyakit hiv -aids (genosida sistematis), ketidak mampuan ekonomi terus dipertahankan supaya ada ketergantungan terhadap penjajahnya...perjalanan menuju papua merdeka tidak akan padam dengan otsus (bohong2an), up4b, maupun strategi baru..OTSUS PLUS...

    ReplyDelete
  47. Papua itu disengsarakan oleh orang papua sendiri.
    - Dana otsus yg begitu besar mereka korupsi
    - Lihat saja mhs papua yg kuliah di jawa, gak ada yg serius, kerjaannya cm mabuk-mabukan. Gak ada yg terlihat serius ingin mjd org pintar
    - Saya pernah ke papua, disana KKN nya kental sekali dlm birokrasi dan rekrutmen PNS.
    - Jd mental org papua sendiri yg tdk mau berubah, shg mereka gak maju-maju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ikan asin datang ke kucing garong..ya pasti diembatlah..

      Rakyat papua tolong cek dulu diri Anda, apakah bisa hidup merdeka? Atau bisa2 nanti malah jadi sapi perahnya org barat..udah sapi perah gak dikasih makan..matii maakkk

      Delete
    2. Benar sekali Pak

      Delete
    3. Anonim otak babi terlalu sibuk sampi.
      Ko stress kah? Ko yg jd presiden lbh hncur ngr ini..krn pkrnmu kayk ank tk..mending ulg masuk tk sj.

      Delete
  48. coba aja "PAPUA Merdeka" tohhh angkatan perang indonesia 2013 di posisi ke 15 dunia, jadi udah saatnya di gunakan yang sebelumnya latihan terus kini saatnya OPM ccd..

    bocah

    ReplyDelete
  49. coba pemerintah kita berusaha untuk membuat papua lebih makmur, maka gerakan untuk memisahkan papua tak ada dasar hukum internationalnya.
    Hukum pembentukan negara Indonesia adalah paling sederhana dimana wilayah Indonesia adalah wilayah nusantara bekas jajahan Belanda.
    Itulah sebabnya kita tidak bisa ambil Malaysia dan timor-timur karena malaysia adalah bekas jajahan inggris dan timor-timur adalah bekas jajahan portugis.
    Papua barat adalah sah sebagai wilayah Indonesia... Pemerintah Indonesia jangan lengah agar secepatnya menyiapkan pakar hukum international.

    ReplyDelete
  50. Sekutu tak henti-hentinya merecoki negeri kita
    Mulai menjajah, merebut kembali, sampai menggulingkan kepemerintahan Bapak Ir. Soekarno, dan sekarang terulang lagi

    ReplyDelete
  51. Saran sy jgn kalian pusg krn papua tapi ruslh mslh korupsimu.

    ReplyDelete
  52. Rupanya inggris masih penasaran ingin menjajah indonesia karena dulu kalah dengan belanda. Hidup SUHARTO

    ReplyDelete

alt/text gambar alt/text gambar >

Recent Entries

BERITA TOP

selintas